Bayar Listrik Tak Pernah Telat, Tapi Kabel Dibiarkan Nyaris Sentuh Tanah: PLN Lalai atau Tutup Mata?”
Serang, lexbanten.com – Warga mengeluhkan kondisi kabel listrik yang terlihat semrawut dan menjuntai rendah hingga hampir menyentuh tanah di ruas Jalan Pemanuk menuju Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Dari pantauan warga, kabel-kabel tersebut tampak tidak tertata, bahkan sebagian terlihat menggantung tanpa penyangga yang memadai. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, terlebih saat hujan atau angin kencang yang berpotensi memperparah kondisi kabel hingga putus atau jatuh ke tanah.
“Setiap hari kami lewat sini, kabelnya makin lama makin turun. Takut tersengat listrik, apalagi kalau anak-anak main di sekitar sini,” ujar salah satu warga setempat.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait peran dan tanggung jawab pihak PLN sebagai penyedia layanan listrik negara. Dalam tugasnya, PLN tidak hanya berkewajiban menyalurkan listrik kepada masyarakat, tetapi juga memastikan keamanan jaringan distribusi, termasuk perawatan rutin terhadap kabel dan infrastruktur listrik lainnya.
Namun fakta di lapangan justru berbanding terbalik. Di tengah kewajiban masyarakat yang disiplin membayar tagihan listrik setiap bulan—bahkan banyak yang menggunakan sistem listrik prabayar (pulsa)—perawatan jaringan justru terkesan diabaikan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, berbagai risiko serius dapat terjadi, di antaranya:
Bahaya tersengat listrik bagi warga atau pengendara yang melintas, terutama jika kabel sampai menyentuh tanah atau genangan air.
Potensi kebakaran, akibat korsleting listrik dari kabel yang rusak atau terkelupas.
Gangguan distribusi listrik, yang bisa menyebabkan pemadaman di wilayah sekitar.
Risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua atau kendaraan tinggi yang bisa tersangkut kabel.
Warga berharap pihak PLN segera turun tangan melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai keselamatan masyarakat dikorbankan akibat kelalaian dalam perawatan infrastruktur.
“Jangan hanya tagihan yang rutin, tapi keselamatan warga juga harus jadi prioritas,” tegas warga.
Hingga saat ini, warga menunggu respons cepat dari pihak terkait agar kondisi tersebut segera ditangani demi keamanan bersama.



Post Comment